Rabu, 14 Desember 2016

Isi Liburan Sekolah, 1 Anak Tenggelam di Telaga.

Kereknews.com_ Diduga luput dari pengawasan orang tuanya, satu anak  tenggelam saat bermain di Telaga Desa Margorejo Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Rabu (15/12) 04:30 Pagi. Satu orang di antaranya berhasil selamat, sementara seorang lagi tak tertolong.

Dua korban yang selamat yakni Shohibul Fikri Azka (10) dan Walis Munanda (11). Sedangkan korban tewas adalah Leriksa Nanda Kusuma (10), anak pasangan Rusdi (34) dan mi (40), warga Dusun Winong RT 3 RW 1 Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban.

Informasi yang berhasil dihimpun Kereknews.com, menyebutkan, "kejadian bermula saat korban dan kawannya berniat untuk mengisi liburan sekolah. Dan tujuan awalnya adalah Ngipeng daerah setempat. Tapi dalam tengah perjalanan hanya Shohibul Fikri Azka yang memaksa pulang kerumah. Tapi kedua kawannya Korban (Leriksa) dan teman korban (Walis) tetap melanjutkan niat ke Telaga Desa Margorejo wilayah setempat. Saat keduanya tiba di tepi Telaga tanpa babibu korban langsung melompat ke Telaga, dan tenggelam. Tutur walis teman korban. Walaupun walis sempat teriak minta tolong, tapi nyawa korban tak bisa di selamatkan."

Diduga korban terperosok ke dalam palung yang berada di dasar Telaga.
Tutur warga sekitar yang berusaha menolong ditempat kejadian. Usai berhasil dievakuasi warga, korban kemudian dibawa ke Puskesmas tapi nyawa korban tak bisa diselamatkan.

Atas peristiwa ini Rusdi (34), ayah korban, masih shock dengan kejadian yang menimpa anaknya tersebut.

Sebelum peristiwa memilukan itu, dia bersama korban malam nya masih bercanda. "Saya sangat terpukul dan kehilangan, serta hampir tidak percaya anak saya pergi begitu cepat," paparnya.

Sampai Berita ini diunggah, Kejadian ini masih dalam penyelidikan Polsek Kerek. (Ask/Ns)

Kamis, 08 Desember 2016

Nomor Urut 1, Siap Duduki Jarorejo 1

Kereknews.com_ Calon nomor urut 1, Sugiman S.sos,  memenang­kan Pe­milihan Kepala Desa (Pil­ka­des) di Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, de­ngan raihan 2288 suara, Kamis (8/12/2016).

Sedang 1 pesaingnya, yakni Rohman de­ngan nomor urut 2 meraup 1130 suara,  De­ngan ke­menangan ini, Sugiman berhak untuk me­­mimpin Desa Jarorejo selama enam tahun ke depan.

Camat Kerek, Drs Rahman Ubaid, mengaku Alhamdulillah Pilkades Jarorejo yang di­laksa­nakan hari ini semuanya berjalan suk­ses, aman dan lancar.

Pihaknya berharap bagi ca­lon yang tidak terpilih su­paya mendukung jalannya roda pe­­merintahan di desa ini. Walaupun sebelum­nya terjadi per­bedaan pilihan di masya­rakat, Dia juga berharap ke­pada Kepala Desa (Kades) ter­pilih untuk dapat merang­kul kembali semua elemen ma­sya­rakat di desa ini.

“Sekarang sudah ada ke­pala desa terpilih, dan ini harus kita dukung bersama demi kemajuan di desa ,” ujar Camat, seraya me­ngajak  masya­rakat kompak dalam mem­ba­ngun desa.

Lebih lanjut Camat mengatakan, keme­nangan yang di­raihnya dalam Pil­kades Jarorejo ini, merupakan ke­me­na­ngan bersama masyarakat De­sa semuanya tanpa terkecuali.

Dia me­nga­jak para calon kades lain­nya untuk turut membe­rikan kon­tribusi bagi kema­juan De­sa Jarorejo ke depan.

Hartono, mantan kades sekaligus Tim sukses nomor urut 1, meng­ucapkan terima­kasih kepada masyarakat yang telah mem­berikan dukungan, serta relawan yang telah be­ker­ja keras dan seluruh elemen masyarakat.

“Sekali lagi saya sampai­kan, keme­na­ngan ini meru­pa­kan kemenangan bersa­ma,” se­but Mbah mantan.

Lebih lanjut , Hartono me­nyampaikan harapan agar ca­lon kades terpilih dapat men­ja­lankan tugas sebaik-baik­nya, untuk kepentingan ma­s­ya­rakat dan pembangu­nan De­sa Jarorejo dan menjadi figur pe­mer­satu di tengah ma­­sya­rakat, memiliki ke­sabaran ya­ng tinggi sebagai pelayan mas­yarakat. pungkasnya.

Dan sampai berita ini di turunkan belum ada pihak-pihak dari nomor urut 2, Untuk bisa Di konfirmasi. (Ns/Ask)

Rabu, 07 Desember 2016

Team Garuda Melaju ke Final AFF 2016

Kereknews.com _ Indonesia berhasil melaju ke final Piala AFF 2016 setelah menahan imbang Vietnam 2-2 dalam laga semifinal leg kedua, di Stadion Nasional My Dinh, Rabu (7/12/2016).

Indonesia mencapai final berkat keunggulan agregat 4-3 atas Vietnam. Tim Garuda meraih skor 2-1 saat partai legpertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/12/2016).

Dua gol Indonesia pada laga leg kedua dicetak oleh Stefano Lilipaly dan eksekusi penalti Manahati Lestusen. Sedangkan dua gol tuan rumah dibukukan Vu Van Tanh dan Vu Minh Tuan.

Sepanjang pertandingan, Vietnam tampil lebih mendominasi. Menurut statistikLabbola, Indonesia cuma menorehkan 26 persen penguasaan bola.

Selain itu, Vietnam juga mampu mencatatkan enam tembakan ke gawang dari sembilan percobaan. 

Meski demikian, Indonesia justru sukses memecahkan kebuntuan lebih dulu saat babak kedua, tepatnya menit ke-54.

Gol pertama Indonesia ini dicetak oleh Lilipaly. Berawal dari umpan silang Boaz Solossa, kiper Vietnam, Tran Nguyen Manh, dan bek Tran Dinh Dong gagal mengantisipasi bola.

Kemudian, Lilipaly pun langsung menyambar bola ke dalam gawang Vietnam.

Pada menit ke-76, Indonesia berada di atas angin lantaran kiper Vietnam, Tran Nguyen Manh, mendapatkan kartu merah. Ia diusir karena menendang Bayu Pradana setelah terjadi kemelut di depan kotak penalti.

Akan tetapi, hal itu justru tidak menyurutkan semangat Vietnam. Buktinya, dengan 10 pemain, mereka bisa menyamakan kedudukan lewat Vu Van Tanh pada menit ke-82.

Gol berawal dari tendangan bebas dan kemudian disambar Vu Van Tanh lewat tendangan keras.

Gol itu tentu melecut semangat tuan rumah. Memasuki masa injury time, Vietnam berbalik unggul 2-1 berkat sepakan keras Vu Minh Tuan.

Mendapatkan sodoran dari rekannya, Vu Minh Tuan lebih dulu memperdaya dua pemain belakang Indonesia, sebelum melepaskan tembakan keras ke sisi kanan gawang Kurnia Meiga

Agregat pun menjadi imbang 3-3 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Laga pun terpaksa dilanjutkan ke babak tambahan.

Pada fase babak tambahan, Indonesia mendapatkan penalti dari wasit setelah kiper pengganti Vietnam, Que Ngoc Hai, melanggar Ferdinan Sinaga di kotak terlarang.

Kesempatan ini tak disia-siakan Indonesia. Manahati Lestusen yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil melaksanakan tugasnya.

Bola sepakan Manahati mengarah ke tengah gawang Vietnam. Gol ini tercipta pada menit ke-96.

Pada sisa waktu laga, Vietnam terus menyerang Indonesia. Namun, hingga laga berakhir, kedudukan 2-2 tak berubah.

Indonesia pun dinyatakan lolos ke babak final dengan keunggulan agregat 4-3 atas Vietnam. Terakhir kali Indonesia mencapai partai puncak turnamen ini pada tahun 2010.

Kini, Indonesia pun tinggal menunggu pemenang laga semifinal lainnya, yakni antara Thailand dan Myanmar.

Pertandingan final akan digelar dua kali. Final leg pertama pada 14 Desember, danleg kedua pada 17 Desember 2016.

Vietnam 2-2 Indonesia (Vu Van Tanh 82', Vu Minh Tuan 90'; Stefano Lilipaly 54', Manahati Lestusen 96') (agrergat 3-4)

Vietnam (4-3-3): Tran Nguyen Manh; Truong Dinh Luat, Tran Dinh Dong, Que Ngoc Hai, Vu Van Thanh; Nguyen Trong Hoang, Luiong Xuan Truong, Dinh Thanh Trung (Pham Thanh Luong 74'); Nguyen Van Toan (Vu Van Toan 57'), Vu Minh Tuan, Le Cong Vinh, Nguyen Van Quyet (Nguyen Cong Phuong 69')
Pelatih: Nguyen Huu Tang

Indonesia (4-2-3-1): Kurnia Meiga; Beny Wahyudi, Hansamu Yama, Fachruddin, Abduh Lestaluhu; Manahati Lestusen, Bayu Pradana; Andik Vermansah (Dedi Kusnandar 88'), Rizky Pora, Stefano Lilipaly (Zulham Zamrun 85'); Boaz Solossa (Ferdinan Sinaga 72')
Pelatih: Alfred Riedl

Minggu, 04 Desember 2016

Pohon Jati Perhutani Kerek, Kembali Raib

Kereknews.com_ Pohon jati di kawasan perhutani Kecamatan Kerek, wilayah Desa Temayang, Kabupaten Tuban,  kembali hilang.Dugaan sementara, ini merupakan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. bekas penebangan masih begitu jelas. Batang besarnya sudah raib hanya menyisakan dahan ranting berserakan di tempat kejadian. Senin ( 5/12/2016).

Ironis, raibnya 1 batang pohon jati ukuran besar ini. Tidak diketahui oleh satupun penjaga dikawasan hutan, warga menilai kejadian seperti ini sudah kerap terjadi dan tidak ada penyelesaian serius dari instansi terkait.

Data yang berhasil dihimpun Kereknews.com, ditempat kejadian, yaitu adanya bekas penebangan yang diameternya kurang lebih 135 cm, bagian batangnya sudah hilang. Sementara lokasi penebangan batang pohon jati tersebut, terletak berdekatan dengan jalan raya. Yakni, jalan penghubung antara kecamatan Montong dengan Kerek.

Dari batang pohon jati yang ditebang, hanya tersisa bekas ranting dan bekas potongan saja.

Sementara itu, petugas kawasan perhutani  Supriyanto ( sinder), mengatakan, membenarkan adanya penebangan 1 pohon jati diwilayahnya.

" Memang ada penebangan pohon di sana, pihaknya mengakui adanya kelemahan dalam pengawasan keamanan dikarenakan minimnya personil. Masalah laporan ke polsek nantinya kita akan tindak lanjuti setelah berkas sudah lengkap dan jelas duduk perkara di TKP."

" Dan saya minta tolong, ketika warga ada yang tau, tolong perhutani diberitahu, la wong tempatnya di pinggir jalan saja". Pungkasnya.

Lebih lanjut, AKP Tamami, Kapolsek Kerek, " masalah pelaporan dari Instansi terkait sampai detik ini belum ada"  tuturnya kepada kereknews.
 
Sementara itu, salah satu warga jarorejo, mengatakan, " Dulu malah besar lagi kayunya mas. Memang miris melihat ngipeng. Pohon sebagai penyangga ekosistem di sumber mata air mbrubulan kerap hilang." tutur pria yang disapa Astro Kijan ini.

Memang sudah selayaknya. Perhutani wilayah Ngipeng memperketat Pengawasan sekaligus penjagaan nya. Bagaimanapun sinergitas semua elemen perlu dalam  menyikapi kelangsungan hutan dan keberadaan sumber mata air brubulan ini bisa sampai ke anak cucu. ( Ns )

Jumat, 02 Desember 2016

H - 6 Pilkades Jarorejo Sampaikan Visi Misi

Kereknews.com_ Dalam rangka menjelang proses pelaksanaan Pilkades Jarorejo ( 8/12 ), Panitia penyelenggara Pemilihan Kepala Desa mengadakan  Sesi  Deklarasi damai sekaligus penyampaian Visi Misi antara kedua Pasangan calon di Pendopo Balai Desa setempat, Jumat ( 2/12 ). acara ini merupakan tahapan dari rangkaian prosesi pilihan kades yang akan di laksanakan besok tanggal 8 Desember 2016. Acara ini di hadiri seluruh Muspika kecamatan Kerek dan seluruh jajaran aparatur pemerintahan Desa, Tokoh masyarakat, Karang Taruna, dan tak lupa pendukung dan tim Sukses kedua pasangan calon. Calon dengan nomor urut 1 Sugiman S.sos membuka paparan visi misi selama 30 menit secara penuh kemudian di susul nomor urut 2 Rokhman yang dalam penyampaian nya masih menyisakan waktu 7 menit.

Dalam penyampaian Visi misi kedua Calon, banyak menyoroti masalah UU Desa, kimiskinan, transparan anggaran serta kesehatan.

Dalam penyampaian nya " Reformasi birokrasi, meningkat taraf hidup, UMKM, transparansi anggaran dan penggunaan post anggaran yang adil dalam pemerataan " adalah jargon paslon yang biasa di panggil pak Giman ini. Lebih lanjut menurut nomor urut 2 "

" Terwujudnya Jarorejo yang aman,sehat, berdaya saing, berbudaya, berakhlak mulia, rukun dan guyup ". merupakan jargon nomor urut 2.

Lebih lanjut Drs Rohman Ubaid Camat Kerek kepada Kereknews, " mewakili seluruh Muspika kecamatan tentunya kita akan kawal langsung proses ini, terkait tata tertib serta sistem yang baik dan akuntabel. Pembekalan - pembekalan dari proses pencoblosan, pemungutan, penghitungan yang nantinya kita sampaikan langsung kepada KPPS supaya terciptanya Pilkades yang aman, transparan dan mantab." Jelas Camat.

Lebih lanjut, masalah kegiatan selanjutnya, tutur camat, " tinggal penyerahan logistik saja, yang nantinya setelah clear dan tidak ada masalah nantinya menjelang hari H kita akan serahkan kepada KPPS ". Pungkasnya.

Kegiatan penyampaian visi misi Paslon ini berakhir pukul 14:52 waktu setempat. Dengan pembacaan teks Deklarasi Damai sekaligus diakhiri pembacaan Do'a. Walaupun sempat ada tepuk riuh dari warga masyarakat sekitar di karenakan pembacaan teks Deklarasi yang diwakili tim Paslon yang tidak serasi, tapi tidak mengurangi suasana harmonis dalam proses ini. ( Ns/ask ).

Rabu, 30 November 2016

AKSIOMA 2016, Kembali terselenggara Di Kecamatan Kerek

Kereknews.com_ Ajang Kompetisi Seni Dan Olah Raga Madrasah (AKSIOMA) 2016 dengan tema " KITA TUMBUH KEMBANGKAN SIKAP KREATIF, PROFESIONAL DAN SPORTIF DALAM MEWUJUDKAN  MADRASAH BERPRESTASI DAN BERMARTABAT" Kembali digelar di kecamatan Kerek, ivent bergengsi 2 tahunan ini, merupakan sebagai ajang pencarian bakat dalam bidang olahraga sekaligus prestasi-prestasi berbasis individu sebagai penyaluran bakat yang dimiliki siswa madrasah se-Kecamatan kerek. Ada 11 cabang olah raga yang di perebutkan di event ini, diantaranya Puisi,tahfidz, Kaligrafi, Tenis, Bulu tangkis, lari dan lain lain. Hari ini Rabu,(30/11) pembukaan AKSIOMA di mulai seremonial  dengan drumband yang membuat semakin meriah acara.  Menurut informasi yang berhasil dihimpun reporter Kereknews, bahwasanya tempat perlombaan di sentralkan di 2 titik yaitu MI Padaaan dan Karanglo.

Menurut Sumandar S.Ag,MA selaku panitia. " Bahwasanya kegiatan ini adalah merupakan kerjasama antar dewan guru se-Kecamatan beserta Pengawas Pendidikan Agama Islam Kec Kerek dan dukungan semua elemen terkait, lanjut pak Mandar, bahwasanya ada 132 peserta yang ikut memperebutkan 11 cabang perlombaan ini "

"Dan harapan saya kedepannya kegiatan ini bisa menjaring siswa siswi yang mempunyai bakat di berbagai Cabang lomba dan kedepannya lebih meriah lagi. ketika disinggung masalah anggaran pak Mandar dengan tegas mengatakan, kita swadaya mas". pungkasnya.

Berlanjut menurut Pengawas Pendidikan  Agama Islam kec Kerek, Drs Nuryanto MM mengatakan " Kerek kedepannya harus lebih bisa mencetak  bibit muda yang berprestasi. Yang nantinya bisa membawa pulang Piala dari Cabang lomba sebanyak banyaknya di tingkat kabupaten, sukur sukur bisa berlanjut ke jenjang wilayah. banyak siswa di sini yang berbakat" tuturnya.

Dan menurut Alimin salah satu guru Madrasah berharap" Perlombaan ini berjalan lancar-lancar saja dan juri bersikap netral serta fair" kata guru yang biasa di panggil Pak Ali ini.

Sampai berita ini ditayangkan perlombaan demi perlombaan berlangsung dengan semarak. bahwasanya semua cabang perlombaan di target 1 hari harus selesai. untuk cabang perlombaan bulu tangkis lomba ini di tempatkan di KUD Sumberarum wilayah Desa setempat. (Ns)

Selasa, 29 November 2016

Perluasan Wilayah Industri Rambah Desa Temayang

Kereknews.com - Perluasan  wilayah  untuk kepentingan korporasi, diduga telah merambah ke selatan kecamatan Kerek,  tepatnya di Desa Temayang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban. informasi yang berhasil di himpun Reporter kereknews,  Selasa(29/11/2016), bahwasanya lahan yang terindikasi dijadikan target sasaran, merupakan lahan pertanian warga desa Temayang yang letak geografis nya  berdekatan dengan kawasan hutan lindung Perhutani Desa setempat.

Kepala Desa Temayang Tikno mengaku, "Betul memang ada pihak ketiga yang datang kesini, ini mumpung ada investor pak kades, tutur pihak ketiga  kepada Kades Temayang".

" Untuk masalah administrasi jual beli, sebuah keharusan pemerintahan Desa ikut terlibat, tapi untuk turut campur lebih dalam  kearah prosesi  jual beli apalagi penggiringan opini itu bukan urusan  saya pak, silahkan langsung ke warga saja. tegas Kades kepada pihak ketiga".

Berlanjut Sudarwanto KAUR KESRA Desa Temayang, " secara pribadi saya atas nama  aparatur pemerintah desa, menghimbau agar warga masyarakat pemilik lahan, harus lebih cerdas melihat untuk kepentingan apa pihak ketiga datang melirik areal lahan di Temayang ini, jangan sampai warga menyesal  dikemudian hari ". tuturnya.

Sementara itu, Abdul Qoyi salah satu warga pemilik lahan, "memang ada pihak ketiga datang kerumah, sayang harganya belum cocok, karena hanya 15.000/mtr itu terlalu murah". Sedangkan untuk apa lahan ini kedepannya, "secara tegas memang kedepannya akan di gunakan untuk industri semen kata pihak ketiga kepadanya". Pungkas pria yang biasa di panggil kak Dul ini.

Sedangkan Nanang Saputro ketua elemen kepemudaan desa setempat menegaskan.

" Tiada berniat untuk menyerang hak kepemilikan pribadi atas lahan produksi sebagai legalitas hak kepemilikan yang ada. proteksi itu penting demi kelangsungan pertanian desa ini. tanpa itu, maka  sejatinya kita melakukan pembiaran dan tidak pernah membongkar akar permasalahan yang utama.konsekuensi nya "krisis sosial-ekologis" itulah yang akan kita terima.

" Untuk itu ada 2 tugas utama dalam menyikapi terjadinya krisis saat ini:
1. Melumpuhkan kegiatan produksi korporasi dengan segala cara.
2. Melakukan revolusi agraria; serta pengorganisasian menuju tata kelola komunal atas sarana produksi, dan menegakkan kembali prinsip-prinsip ekologi sosial". pungkasnya.

Dalam pantauan reporter Kereknews, Secara geografis, kawasan Selatan desa Temayang, dari timur sampai barat sepanjang mata memandang, merupakan wilayah yang di kelilingi bujuran  perbukitan karst dan sekaligus merupakan daerah kawasan Perhutani. tak heran bagi para pengembang ataupun korporasi, areal ini ibarat gadis seksi setiap lelaki akan menaruh hati kepadanya.(ask).

Minggu, 27 November 2016

Mengais Rejeki Di Lahan Bekas Tambang

kereknews.com Sederhana dalam bertutur kata dan berpenampilan, sorotan mata tajam, itulah yang tercermin di wajah mbah Sarmani, kakek 65 tahun Warga Desa Pongpongan Merakurak Tuban. Pertanian adalah keseharian mbah Sarmani dalam menjalani kehidupan bersama keluarganya.

Ia juga mudah dan terbuka dalam berkomunikasi, terkait kegiatan sehari harinya. Di ladang bekas tambang PT Semen Indonesia, beliau habiskan waktu menyibukkan diri dari pada nganggur di rumah. bercocok tanam merupakan pekerjaan yang  beliau bisa jalani. hanya di lahan bekas tambang ini, kakek 65 cuman bisa bercocok tanam di karenakan sudah tidak punya lahan lagi.

" Bade di keruk nggeh Pak, menawi bade  di keruk nggeh mboten nopo nopo,  pancen mboten nderek gadah" ( akan di tambang ya pak, kalau mau ditambang ya sudahlah, memang bukan milik saya). itulah pembicaraan awal yang kereknews tangkap dari sosok kakek sepuh ini. "Bukan mbah?, kami hanya lewat saja ke jalan ini", terang Astro Kijan yang berjabat tangan dan langsung duduk bersama kakek 65tahun ini.

Dengan rokok kretek khas orang jawa tulen, kakek ini menerawang dengan sorotan tajam mencoba memulai pembicaraannya, "Dulu ladang saya di sana pak, tapi dengan adanya pabrik ini, semua berubah, tapi sudahlah memang semua memang sudah ada nasnya(takdir), sehingga akhirnya saya menggarap lahan bekas tambang ini, karena supaya ada kegiatan dari pada nganggur di rumah", Pungkasnya .

Inilah sekelumit potret buram kisah kakek Sarmani. Dengan keberadaan BUMN yang lama berdiri berada di wilayah sekitar Desa terdampak. tapi begitu kontras dengan kesejahteraan dan kelangsungan hidup para petani di desa sekitar. Reklamasi yang selalu di gaungkan tapi miris seakan cuman menjadi slogan kampanye belaka. Walaupun pemberitaan begitu masif tentang bagaimana industri bisa hidup berdampingan dengan pertanian. tapi faktanya. Begitu paradok dengan fakta di lapangan. (ns/ask)

Sabtu, 26 November 2016

Akhiri Kegiatan Disnatalis,PARAKER Tanam 1000 Pohon

Kereknews.com - Dalam rangka memperingati Diesnatalis ke-2, Pecinta Alam Remaja Kerek (PARAKER), Minggu(27/16), adakan baksos penanaman 1000 pohon diarea Ngipeng, wilayah Perhutani Desa Temayang. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan inti PARAKER yang sempat di dahului lomba outbond Minggu,(13/16) yang di ikuti para Pecinta Alam se- kabupaten Tuban yang ditempatkan di lapangan desa Margomulyo dan Seminar Lingkungan Hidup, Selasa(16/16), dengan Narasumber dari Mangrove center kabupaten Tuban, Badan Lingkungan Hidup (BLH) kabupaten Tuban, turut hadir pula perwakilan dari PT Semen Indonesia Tbk di pendopo kecamatan setempat. Baksos penanaman 1500 pohon ini, melibatkan semua elemen kepemudaan se-Kecamatan Kerek, Muspika Kecamatan, Pelajar SMA, SMP, MA Salafiyah maupun masyarakat Kerek. Dalam kegiatan penanaman pohon ini melibatkan kurang lebih 500 undangan peserta yang menyebar di wilayah kecamatan Kerek.

Acara Baksos ini di mulai pukul 08:00 waktu setempat dan dibuka oleh, Arifin, selaku wakil Muspika kecamatan Kerek sekaligus Dewan penasehat Pecinta Alam Remaja Kerek (PARAKER).

Dalam Sambutannya, wakil Camat Kerek, Arifin, " Dalam kegiatan ini Muspika kecamatan tidak bisa hadir dikarenakan ada beberapa persiapan untuk pengamanan presiden Joko Widodo di Tuban. Di akhir sambutannya bapak Arifin mengajak semua pemuda untuk selalu cinta lingkungan" , jelasnya.

"Dalam memperingati hari jadi PARAKER ke-2 ini, kita berkoordinasi dan bersama-sama dengan semua elemen pemuda , masyarakat, pelajar, pemerintah,agar kedepannya ada sinergitas dalam pergerakan kita dalam kegiatan kegiatan selanjutnya. Dan kita memilih Ngipeng karena Ngipeng adalah wilayah strategis untuk di selamatkan, Dan kedepannya Ngipeng bisa hijau,bersih dan tidak menjadi tempat pembuangan sampah, sebagai tindak lanjut rekomendasi dari seminar kemarindan juga kedepannya area ini juga di persiapan untuk perkemahan. bahwasanya, Ngipeng harus di selamatkan",tutur Aron Salim, anggota PARAKER sekaligus korlap dalam kegiatan ini.

Selain itu menurut Nanang Saputro, ketua kartar desa Temayang, " kegiatan ini sangat bagus sebagai wujud cinta kita kepada lingkungan sekitar, dan tak lupa setelah penanaman mestinya ada perawatan dan control sehingga pohon-pohon yang kita tanam bisa tumbuh sehingga harapan Ngipeng menjadi ikon kecamatan bisa terwujud,” pungkasnya. 

Dan acara penanaman pohon ini selesai pukul 11:00 waktu setempat dengan acara diskusi serta makan bersama sebagai wujud menjalin rasa persaudaraan antar anggota dan pemerhati lingkungan di wilayah Kerek.(ns/akh)

Jumat, 25 November 2016

Peringati Hari Guru, Lion's Club dan Kereknews Datangi SD Sidonganti 01

Kereknews.com- SD Sidonganti 01, Desa Soco, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Sabtu (26/11/2016) Sambut baik bantuan Kursi roda dari LION'S CLUB RONGGOLAWE TUBAN untuk anak Didik Eko Susilo murid cacat di SD setempat. Pihak Bapak/ ibu Guru SD Sidonganti 01 sangat mengapresiasi dan berharap bantuan tersebut dapat membantu Eko Susilo dalam menjalani aktivitas di sekolah.

Kepala Sekolah, Cipto Sampurno, kepada Kereknews, mengatakan, "Bantuan kursi roda ini sangat berharga sekali khususnya bagi anak kami Eko Susilo.Kami seluruh keluarga besar SD Sidonganti 01 berterima kasih sekali kepada LION CLUB, Aiptu Albertus Kus Nowo Polsek Kerek, Kereknews,Pasalnya, dari bapak ibu guru sendiri belum bisa mengupayakan kursi roda untuk yang bersangkutan tapi akhirnya juga bisa terwujud. Kami seluruh keluarga besar SD Sidonganti 01 mengucap banyak terimakasih atas donasi ini, Memang anak ini sangat membutuhkan", ungkapnya.

"Kami berharap perhatian dan bantuan seperti ini bisa bermanfaat untuk anak-anak," tegasnya.

Sementara itu, Scholastika Karmila Lilis, selaku pihak presiden LION CLUB RONGGOLAWE TUBAN, "LION CLUB ini merupakan organisasi dalam  bidang Sosial  kami sangat senang sekali bisa bertemu lagi dan berbagi kasih untuk warga Sidonganti terutama adik Eko Susilo dan anak-anak SD Sidonganti 01. sebetul bukan hanya pemberian kursi roda saja tapi juga ada pemeriksaan gigi untuk anak-anak, tapi masih terkendala sehingga, mungkin lain waktu bisa di wujudkan".

Secara terpisah,Aiptu Albertus, sekaligus member  LION'S CLUB menyatakan, "karena anak ini membutuhkan jadi bagaimana kita berupaya untuk mewujudkan kebutuhan dalam beraktivitas di sekolah sehingga meringankan orang tuanya".

Sedangkan, Kiswanto salah satu pengajar mengaku,"anak ini dengan keterbatasannya sangat giat sekali mengikuti kegiatan di sekolah, dan dengan ada kursi roda ini menjadikan nya lebih mudah lagi mengikuti pelajaran di ruang kelas".

Dan kegiatan baksos berjalan sesuai rangkaian acara yang bertempat di halaman sekolah,yang di awali dengan sambutan dari kepala sekolah serta dari pihak LION'S. Serta di meriahkan dengan adanya Badut yang menambah meriahnya acara baksos ini.dan diakhiri dengan pembagian bingkisan untuk seluruh anak didik yang berjumlah 88 siswa. (NS/ask)

Jumat, 18 November 2016

FASI ke X kembali terselenggara di kec Kerek

Kereknews.com Camat Kerek Drs.Rohman Ubaid, membuka acara Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) X se-Kecamatan Kerek tahun 2016, Sabtu (11/16) , bertempat di Pendopo balai desa Margomulyo Kerek. Turut hadir Kasi Binling PT Semen Indonesia Tbk, staf KUA kec Kerek, MWC NU, jajaran asatid TPQ se- kecamatan kerek, Muspika Kecamatan kerek serta ratusan peserta FASI X Kecamatan kerek.
Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan dan Pembinaan TK Al-Qur’an (LPPTKA) dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKRMI) Kecamatan kerek ini akan berlangsung selama satu hari, yakni Sabtu (19/11). Menurut laporan panitia, M Ali Manshur selaku ketua Panitia melaporkan bahwa Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) X kali ini diikuti oleh 600 peserta merupakan utusan 74 TPQ se-Kecamatan Kerek. Masing-masing Kecamatan mengirimkan tidak kurang 52 peserta untuk semua cabang lomba. Tempat lomba FASI ini  berada di kantor Balai desa dan Gedung MA Salafiyah Margomulyo.
FASI ini merupakan pagelaran lomba
kreatifitas santri berprestasi, baik santri Taman Kanak-kanak Al-qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Kecamatan Kerek memiliki bibit-bibit santri TPQ yang potensial. Secara kuantitas jumlah TPQ yang tersebar di 17 desa lebih dari 74 TPQ. Namun secara kualitatif diperlukan pembinaan yang lebih massif dalam hal peningkatan kemampuan seni baca Al-Qur’an , kemampuan mengekpresikan ketrampilan pidato, adzan dan iqomah. Dengan kegiatan ini diharapkan peningkatan kualitas serta terjalin ukhuwah islamiyah diantara santriawan dan seluruh pengelola TPQ dan sebagai syiar keislaman di Kecamatan Kerek. “Saya bersyukur dan berharap pada tahun 2016 ini munculnya generasi generasi islami dan berahlaqul karimah” ujar Moh.ALi Manshur dalam laporannya.Cabang lomba yang akan diperlombakan di acara FASI X ini, yaitu Tartil, adzan dan iqomah,cerdas cermat Al-Qur’an , mewarnai gambar, ceramah agama, puisi, sholat, hafalan tahfidz,t arjamah lafdziah, kisah islami, kaligrafi, ceramah bahasa Arab. Camat Kerek Drs. Rohman Ubaid membuka acara FASI X mengapresiasi kegiatan ini dan berharap "melalui FASI ini dapat dijadikan tempat unjuk kebolehan dan kreatifitas anak, dan juga dijadikan sebagai wahana mengekpresikan kepribadian anak sebagai anak Indonesia yang sholeh/sholehah, anak Indonesia yang menjadi dambaan orang tua, bangsa, Negara dan agama".
Berlanjut Ust Nurhadi Subroto salah satu asatid peserta lomba berharap, "Dalam kegiatan ini jangan hanya mengejar kemenangan saja, tetapi jadikanlah kegiatan ini untuk menggiatkan lagi peserta didik dalam belajar di tpq masing-masing,ungkapnya".

Rabu, 09 November 2016

Warga Bomati Sambut Baik Bantuan Sumur Bor.

Kereknews.com-Warga Dusun Bomati, Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban menyambut baik bantuan pengadaan sumur bor sebagai sumber air bersih di desanya. Mereka berharap bantuan tersebut dapat membantu persediaan air bersih di desa setempat yang terdiri dari 630 keluarga.

Kepala Desa Gaji, Subroto, kepada Kereknews, Selasa (8/11) mengatakan, bantuan ini karena tindak lanjut pihak desa dengan kecamatan. Pasalnya, dari beberapa dusun, salah satu yang kesulitan air bersih berada di Dusun Bomati. "Memang dusun itu salah satu dusun yang kesulitan air bersih,"ungkapnya.

Menurut Pak Kades, ini merupakan bantuan kedua yang diperoleh dusunnya. Pemerintah desa bersyukur atas kerjasama dari pihak kecamatan yg telah mengupayakan sehingga bisa terwujud. Dulu pernah ada dari pihak pabrik swasta yang mengupayakan, tapi kurang sesuai harapan masyarakat. Sebab, instalasi masih kecil selain itu letak sumurnya berada di luar wilayah desa setempat. Sehingga, kurang optimal untuk warga Dusun Bomati.

"Kami berharap perhatian dan bantuan seperti ini berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Terpisah, Camat Kerek, Rohman Ubaid menyatakan, karena sebagai kebutuhan hajat hidup masyarakat, pengadaan sumber air bersih dusun Bomati harus diwujudkan. Selain itu, kedepan akan memberikan pendampingan agar masyarakat bisa memelihara sumur tersebut.

"Diharapkan keberadaan sumur tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup warga,"tandasnya.

Sedangkan, kepala BPD desa setempat, Kartono mengaku, sangat bersyukur dengan adanya sumur bor itu. Sehingga, adanya sumur tersebut warga masyarakat bomati sudah tidak lagi jauh-jauh mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari.

Senada disampaikan, Wasito Edi selaku dari pihak Semen Indonesia yang memberi bantuan mengatakan, program pengadaan sumur bor untuk desa Bomati merupakan tindak lanjut dari pengajuan dari hippam desa ke kecamatan dan berlanjut ke Semen Indonesia.Upaya ini sebagai bentuk kewajiban sosial dari BUMN untuk warga sekitar. Sehingga, pengadaan Sumur bor bisa di wujudkan.

"Dan bantuan ini semoga kedepannya memberi manfaatnya kepada warga bomati pada khususnya,"kata Edi.(ask)

Selasa, 08 November 2016

Peringati HJT Ke-723, Kecamatan Kerek Gelar Donor Darah


KEREKNEWS-Dalam memperingati Hari Jadi Tuban ke-723 Kecamatan Kerek bekerjasama dengan PMI kabupaten Tuban menyelenggarakan acara bakti sosial Donor darah di pendopo kecamatan setempat, Selasa (8/11)

Acara baksos ini dihadiri segenap instansi Muspika kecamatan kerek, UPTD beserta seluruh aparatur desa se-Kecamatan Kerek dan seluruh elemen masyarakat.

"Kehadiran seluruh peserta baksos memang ada undangan resmi dari pihak kecamatan, dan kedepannya acara kemanusiaan seperti ini bisa berkelanjutan,"kata Camat Kerek, Rohmad Ubaid kepada kereknews.

Sementara itu, salah satu aparatur desa yg ikut donor mengatakan, karena ini pertama kali sehingga aagak "ndredeg". Pada mulanya merasa grogi, setelah mencoba donor bersyukur bisa berjalan lancar tanpa kendala.

"Alhamdululillah berjalan lancar, karena sudah lama tidak pernah donor,"timpal jogoboyo, Kurnen.

Terpisah, salah satu dari anggota PMI, Agus mengungkapkan, kegiatan ini susunan acaranya dari pemda, jadi nanti perkecamatan juga akan diadakan donor darah. Terkait peserta untuk kecamatan Kerek sangat antusias sekali. "Alhamdulillah masyarakat sini sangat antusias,"jelasnya.

"Berhubung sering mengikuti donor,jadi Ndak ada masalah,"sambung Yance (biasa disapa) salah satu anggota Polsek Kerek.

Begitu juga Sunandar Kepala Desa Karanglo."biar kita sehat, berkah dan bermanfaat untuk orang lain,"tandasnya".(ask)

Minggu, 06 November 2016

PDI P Gelar Workshop dan Rakorbid Bidang Pemerintahan dan Kerakyatan

KEREKNEWS-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Tuban menggelar workshop dan rakorbid bidang pemerintahan dan kerakyatan di Gedung Pradya Suara, Minggu (6/11)

Cong ping (selaku perwakilan DPD PDI-P) dalam sambutannya mengatakan, pemberdayaan unsur dan potensi mantan pengurus partai dalam kebijakan partai sangat dibutuhkan. Sebab, untuk pengembangan internal partai.

Senada disampaiakan, Ketua DPC PDI P Tuban, Andi Hartanto menyatakan, badan-badan partai yang terbentuk untuk segera memgimplementasikan program program partai. Kemudian bisa bersinergi dengan semua pengurus partai yang lain. "Semoga segera ada implementasi,"ucapnya.

Sementara itu,  Sekretaris DPC, PDI P Tuban,  M Abu kholifah mengatakan, pembentukan badan partai adalah tugas dari DPP partai yg wajib dilaksanakan oleh internal disemua tingkatan. Untuk itu, rakorbid ini dihadiri oleh ketua, sekretaris dan bendahara PAC se-Kabupaten Tuban. Selain itu, dihadiri pula pengurus DPC dan seluruh anggota badan partai yang terbentuk.

Sementara itu, Kusmen wakabid Organisasi dn Kaderisasi mengungkapkan, badan partai yang dibentuk akan sangat membantu dalam penyelenggaran dan tugas-tugas partai. Sehingga, partai akan lebih dikenal dan jargon PDI P sebagai partai wong cilik akan semakin kuat.

"Semoga PDI P semakin kuat dan pro wong cilik,"pungkasnya(ask)

Kamis, 03 November 2016

Pilkades Jarorejo Berkomitmen Aman

Pilkades Jarorejo Berkomitmen Aman

KEREKNEWS-Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban telah memasuki babak pembagian nomor urut bagi setiap calon, yang diselenggarakan di balai desa setempat, Kamis (3/11)

Informasi yang berhasil dihimpun KEREKNEWS, Kamis (3/11) memaparkan, Calon Kades, Sugiman mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan, Calon Kades,M Rohman mendapatkan nomor urut 2. Sementara data hak pilih terbagi dua Tempat Pemungutan Suara (TPS). TPS 1 ada 1971 suara yang terdiri dari 970 laki-laki  dan 1001 perempuan. TPS 2 sebanyak 1946 hak pilih yang terdiri dari 952 pemilih laki-laki dan  994 pemilih perempuan.

Salah Satu Panitia, Kasno berharap, pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar dan sukses. Bahkan, semua panitia optimis bahwa kedepannya pelaksanaan pilkades Jarorejo akan aman dan sukses. Karena sudah ada iqror kesepakatan damai antara kedua belah pihak. 

“Semoga sukses dan lancar,”tandasnya.

Senada disampaikan, Ketua Panitia Pilkades, Suratman. Ia mengatakan, setelah iqror dilanjutkan acara makan bersama, agar rasa persaudaraan tampak nyata. Meski ada perbedaan tetapi diharapkan memiliki satu tujuan, yakni demi memajukan Desa Jarorejo yang aman dan terkendali.

“Semoga persaudaraan antar calon tetap nyata,”tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Babinkamtibmas Polsek Kerek, Aiptu Albertus Kus Nowo menyampaikan, pilkades Jarorejo semoga aman dan tertib serta damai selalu terjaga. Hati boleh panas tapi kepala harus selalu dingin. Sehingga, gesekan yang berbau provokatif bisa dihindarkan. 

“Jangan ada provokatif,”timpalnya

Sementara itu, Camat Kerek, Rohman Ubaid menyatakan, pilkades bisa tertib, nyaman, dan damai harus ada upaya dari semua elemen. Sistem itu harus diciptakan supaya bisa sesuai harapan bersama. Seperti BPD, Pamong, Masyarakat dan tak lupa calon itu sendiri harus berkomitmen agar pelaksanaan ini dapat berjelan aman. Sehingga, iqror kesepahaman (kesepakatan bersama) bisa menjadi ikatan yang mengikat dalam proses demokrasi di Jarorejo ini.

“Kesepahaman bersama ini agar menjadi ikatan bersama untuk kedua calon, berbagai elemen maupun masyarakat lainnya,”cetusnya.

Teripsah, PJ Desa Jarorejo, Arifin juga mengajak semua elemen masyarakat menjaga pesta demokrasi ini terutama media sosial. “Harus dijaga dengan baik, dan pesta demokrasi ini jangan sampai tercederai,”sambung Aripin(ask)

Pilkades Jarorejo Berkomitmen Aman

Pilkades Jarorejo Berkomitmen Aman

KEREKNEWS-Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban telah memasuki babak pembagian nomor urut bagi setiap calon, yang diselenggarakan di balai desa setempat, Kamis (3/11)

Informasi yang berhasil dihimpun KEREKNEWS, Kamis (3/11) memaparkan, Calon Kades, Giman mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan, Calon Kades, Rohman mendapatkan nomor urut 2. Sementara data hak pilih terbagi dua Tempat Pemungutan Suara (TPS). TPS 1 ada 1971 suara yang terdiri dari 970 laki-laki  dan 1001 perempuan. TPS 2 sebanyak 1946 hak pilih yang terdiri dari 952 pemilih laki-laki dan  994 pemilih perempuan.

Salah Satu Panitia, Kasno berharap, pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar dan sukses. Bahkan, semua panitia optimis bahwa kedepannya pelaksanaan pilkades Jarorejo akan aman dan sukses. Karena sudah ada melakukan iqror kesepakatan damai antara kedua belah pihak. 

“Semoga sukses dan lancar,”tandasnya.

Senada disampaikan, Ketua Panitia Pilkades, Suratman. Ia mengatakan, setelah iqror dilanjutkan acara makan bersama, agar rasa persaudaraan tampak kongkrit. Meski ada perbedaan tetapi diharapkan memiliki satu tujuan, yakni demi memajukan Desa Jerejo aman dan terkendali.

“Semoga persaudaraan antar calon tetap kongkrit,”tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Babinkamtibmas Polsek Kerek, Albertus Nowo menyampaikan, pilkades Jarorejo semoga aman dan tertib serta selalu terjaga. Hati boleh panas tapi kepala harus selalu dingin. Sehingga, gesekan yang berbau provokatif bisa dihindarkan. 

“Jangan samapi provokatif,”timpalya

Sementara itu, Camat Kerek, (sopo jenenge)..... menyatakan, pilkades bisa tertib, nyaman, dan damai harus ada upaya dari semua elemen. Sistem itu harus diciptakan supaya bisa sesuai harapan bersama. Seperti BPD, Pamong, Masyarakat dan tak lupa calon itu sendiri harus berkomitmen agar pelaksanaan ini dapat berjelan aman. Sehingga, iqror kesepahaman (kesepakatan bersama) bisa menjadi ikatan yang mengikat dalam proses demokrasi.

“Kesepahaman bersama ini agar menjadi ikatan bersama untuk kedua calon, berbagai elemen maupun masyarakat lainnya,”cetusnya.

Teripsah, PJ Desa Jarorejo, Arpin juga mengajak semua elemen masyarakat menjaga pesta demokrasi ini terutama mealui media. “Harus dijaga dengan baik, dan pesta demokrasi ini jangan sampai tercederai,”sambung Aripin(ast)

Wartawan Kasto

Rabu, 02 November 2016

Ribuan Bangkai Ayam Dibuang Sembarangan, Warga Temayang Resah.

KEREKNEWS-Warga Desa Temayang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mengaku resah akibat adanya ribuan bangkai ayam potong yang dibuang sembarangan di kawasan Jembatan Clangap, Desa Setempat. Banyak warga mengaku resah, pasalnya bau bangkai menyengat hingga ke pemukiman warga.

Berdsarakan informasi yang dihimpun, Rabu (2/11) menyebutkan, peristiwa pembuangan bangkai ayam tersebut diketahui oleh warga pada Selasa (1/11) kemarin. Warga menduga ribuan bangkai ayam potong tersebut sengaja dibuang oleh “bos pitik”.

Sukadi (35 tahun)  warga Desa Temayang mengungkapkan, ribuan bangkai ayam itu kurang lebih sebanyak 2 truk. Bahkan, warga ada yang mengetahui di lokasi itu pernah ada mobil berhenti dan membuang bangkai ayam potong secara membabi buta.

“Awalnya warga tidak mengira jika yang dibuang itu bangkai ayam. Tetapi, tiba-tiba ada bau menyengat, akhirnya warga menelusuri dan ternyata ditemukan ribuan bangkai ayam di jembatan Clangap,”tutur Sukadi.

Terkait adanya kabar pembuangan ribuan bangkai ayam di Desa Temayang, membuat perangkat desa melakukan klarifikasi kepada Andry, seorang pengusaha ayam potong yang berada di desa tersebut. Setelah diklarifikasi ternyata Andri mengakui bahwa itu adalah perbuatannya.

“Ketika mengganggu keresahan warga terkait bau yg tidak sedap, maka harus di tindak sekaligus ada rasa pertanggungjawaban dari si pembuang sampah.sebagai wujud permintaan pada warga,”beber Ketua BPD Desa Temayang, Supriyadi

Supriyadi berharap, masalah sanksi untuk pelaku nanti akan di tindaklanjuti di internal desa. Pasalnya, hingga kini belum ada penerbitan peraturan tentang pelanggaran sampah sembarangan. “Semoga nanti bisa diselesaikan ditingkat desa saja,”sambungnya.

Sementara itu, Kepala Desa Temayang, Tikno menegaskan, karena warga resah dengan ulah oknum yang tak bertanggung jawab, maka akan ditindaklanjuti oleh aparatur pemerintah desa. Berbicara dampak bukan sekedar bau, tetapi saat hujan deras dikhawatirkan juga akan menjadi penyebab terjadinya banjir karena sungainya penuh dengan sampah. Dan dampak penyakit yang di timbulkannya.

“Daerah itu merupakan wilayah kerja perhutani dan seharusnya perhutani yg mempunyai otoritas melakukan penindakan. Dikarenakan lah wong akan masuk saja ada plang nya, dan mestinya perhutani nanti bergerak ditambah nanti didukung oleh desa sekitar yg terdampak, yaitu desa temayang sehingga klop,”tandas Tikno

Terpisah, Kanit Binmas Polsek Kerek, Aiptu Albertus Kus Harnowo mengatakan, akan menindaklanjuti keresahan warga Desa Temayang. Selanjutnya, akan dibahas lebih lanjut dengan Kapolsek Kerek, AKP Tamami.

“Akan kami laporkan dulu pada bapak kapolsek,”ujarnya.

Sedangkan, UPTD Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Kerek, Bambang menyatakan, akibat pembuangan bangkai ayam sembarangan itu pelaku termasuk melanggar HO atau ijin gangguan. Padahal seharusnya dari bentuk pembuangan itu harus melibatkan UPTD Dinas Pertanian dan Peternakan.

“Sampai saat ini yang bersangkutan juga tidak pernah melibatkan kami dalam penerbitan ijin itu,”tandas Bambang.(Kst)

Wartawan : Astro

Jumat, 28 Oktober 2016

Ngipeng berbalut sampah

Kereknews.com-Ngipeng, Salah satu tempat strategis di wilayah Kerek yang kini begitu memilukan keberadaan nya.sebagai kawasan hijau di dataran tinggi dan disitulah berada sumber mata air yang waktu dulu begitu penting keberadaannya karena sebagai Irigasi pertanian di lingkungan sekitarnya. Dan saat ini berbanding terbalik dengan fungsi sebenarnya, sepanjang jalan begitu banyaknya sampah menumpuk dan bahkan ada beberapa titik seakan sudah menjadi pemandangan yang begitu buruk disertai bau yang tidak sedap.

"Setidaknya setiap Minggu sekali kita agendakan bersih bersih.tapi,sampah kembali menumpuk",kata Luthfi.salah satu pemuda penggiat organisasi cinta lingkungan di kecamatan Kerek. 

"Dan bahkan banyak masyarakat tak peduli walaupun tempat pembuangan akhir sudah di bangun tapi masyarakat tetap memilih membuang sampah di tempat ini",kata astro, salah seorang warga pemerhati lingkungan Desa Jarorejo.

Dan kedepan harapan dari para warga untuk peran serta aparat pemerintah untuk menindaklanjuti sampah di Ngipeng bisa di sikapi serius.sehingga kedepannya dataran hijau ini bisa menjadi ikon wisata atau fasilitas publik yang bersih,hijau dan terhindar dari tumpukan sampah.

Dan di harapkan ada penindakan dari aparatur keamanan sebagai sanksi atas perbuatan membuang sampah sembarangan.Bagaimanapun peran serta semua elemen dalam menjaga kelestarian alam ngipeng adalah tanggungjawab bersama.sehingga alam ngipeng tetap terjaga dari ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.